Program Pelatihan Karyawan, “Semangat Menuju Perubahan” Dengan Program Coaching Clinic Bagi Karyawan Baru

SDM Unggul

PT. Pertani (Persero) mengadakan program pelatihan bagi karyawan, khususnya karyawan baru. Penerimaan karyawan baru dari program Forum Human Capital Indonesia (FHCI) pada tahun 2019 memberikan supply tenaga kerja baru bagi Pertani. Ibarat sebuah “angin segar” bagi industri yang dijalankan oleh PT Pertani (Persero), maka pihak perusahaan tidak menyia-nyiakan “angin segar” tersebut. Berharap penerus generasi millennial yang hadir di BUMN khususnya Pertani dapat memberi perubahan pada masa depan industri pertanian. Pentingnya pemahaman tersebut menyangkut masa depan pangan, yang mana hal tersebut sangat penting untuk dipertimbangkan dalam kelangsungan ketahanan pangan Indonesia.

Selaku BUMN yang memegang sektor Industri Strategis di bidang pangan, maka perlu adanya pembinaan terkait pengetahuan seputar Pertani bagi seluruh karyawan. Seperti hal nya Indonesia “berbeda-beda namun tetap satu jua”, seperti itu pula Pertani yang terdiri dari berbagai macam latar belakang dan pendidikan, namun dengan semangat terbarukan dan kerjasama dalam mewujudkan ketahanan pangan, semua karyawan Pertani bersinergi pada bidangnya.

Pelatihan terkait teknis dan pertanian diberikan oleh para Kepala Divisi terkait, dalam hal ini khususnya yang berperan dalam produksi, produk, serta pengembangannya.

Salah satu pelatihan diisi oleh bapak Ir. Edward Syam sebagai Kepala Divisi Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pertani (Persero). Beliau menjelaskan mengenai persoalan dalam industri Agribisnis seperti hama, lahan suboptimal, dan kurangnya kadar air (kekeringan) menjadi hambatan dalam industri pertanian. Mengatasi masalah dan hambatan tersebut, PT. Pertani (Persero) memiliki produk pupuk yang terdiri dari unsur hara yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. “Tanah yang subur memiliki kandungan unsur hara tinggi, PH netral, tekstur lempung, terdapat organisme tanah, dan mengandung unsur mineral. Sebab jika kita bicara soal bertani dan menanam, kita bicara soal mahluk hidup” tutur bpk.Ir. Edward Sam selaku Kadiv. Pemasaran dan Pengembangan dalam seminar pembekalan pada hari Senin, 16 September 2019 terkait pembahasan seputar produk Tani di Ruang Rapat Padi, Gedung Graha Gabah, Kantor Pusat PT. Pertani (Persero) Jakarta Selatan.

Seminar pembekalan seputar Pertani yang diberikan oleh bpk.Edward sekaligus memberi pencerahan bagi pertanian Indonesia. Pasalnya sebagian besar tanah yang ada diwilayah Nusantara memiliki tingkat kesuburan yang rendah. Hal itu diperparah dengan kondisi alam yang kurang bersahabat bagi para petani akhir-akhir ini. Kecenderungan gagal panen dapat dicegah melalui pemberian suplemen dan pupuk bagi tanah untuk meningkatkan produktifitasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *